OSPF Single Area pada MikroTik

account_circle Dzikra Fathin
date_range November 08, 2017
OSPF kepanjangan dari Open Shortest Path First, adalah salah satu protokol Dynamic Routing yang berfungsi mendistribusikan informasi Routing berupa jalur jalur dan jaringan dari satu Router ke Router lainnya, selain itu OSPF juga menyusun informasi pada tabel Routing pada Router, dan menentukan jalan terbaik untuk menuju suatu jaringan menggunakan algoritma Djikstra.

Beberapa poin penting pada OSPF :

  • Routing protokol Interior yang hanya dapat menanggung satu AS atau ISP saja.
  • Menggunakan IP Multicast 224.0.0.5 dalam pengiriman paketnya.
  • Dapat dibagi menjadi beberapa area.
  • Sebelum saling bertukar informasi, Router terlebih dahulu membentuk hubungan Adjacencies.
  • Tahapan terhubungnya antar Router OSPF :
    • Down 
    • Init
    • Attempt
    • 2Way
    • ExStart
    • ExChange
    • Loading
    • Full
  • Setiap Router memiliki Router-id berdasarkan IP loopback atau manual config.
  • dll
Dengan menggunakan OSPF kita lebih mudah dalam mengkonfigurasi jaringan yang membutuhkan banyak proses Routing atau terdapat banyak jaringan yang berbeda, kita tinggal memasukan IP Network atau jaringan yang ada di masing-masing Router ke konfigurasi OSPF, kemudian OSPF akan langsung mendistribusikannya ke Router lain.

Kali ini saya tidak membahas secara detail OSPF, tapi akan membahas cara konfigurasinya di Router MikroTik. Berikut ini topologinya :
Seluruh Router masih kita masukan dalam satu area yang sama atau Single Area, masing-masing Router akan mengirimkan Network atau jaringan masing-masing yang dipunya, kemudian mereka juga akan saling menerima informasi dari tetangganya lalu informasi tersebut akan dimasukan didalam Routing table masing-masing Router.

IP Address

Kita mulai dari yang dasar terlebih dahulu, yaitu konfigurasi IP Address dan loopback interface pada masing-masing Router sesuai topologi diatas.

Router R1

[admin@R1] > interface bridge add name=lo0
[admin@R1] > ip address add address=192.168.1.1/32 interface=lo0 
[admin@R1] > ip address add address=192.168.12.1/24 interface=ether1

Router R2

[admin@R2] > interface bridge add name=lo0
[admin@R2] > ip address add address=192.168.2.2/32 interface=lo0 
[admin@R2] > ip address add address=192.168.12.2/24 interface=ether1
[admin@R2] > ip address add address=192.168.23.2/24 interface=ether2

Router R3

[admin@R3] > interface bridge add name=lo0
[admin@R3] > ip address add address=192.168.3.3/32 interface=lo0 
[admin@R3] > ip address add address=192.168.23.3/24 interface=ether1

OSPF

Setelah itu barulah konfigurasi OSPF dapat dilakukan, caranya seperti yang sudah saya katakan yaitu masukan IP Network masing-masing Router di konfigurasi OSPF.

Router R1

Di Router ini memiliki network 192.168.12.0/24 dan 192.168.1.1/32
[admin@R1] > routing ospf network add network=192.168.1.1/32 area=backbone 
[admin@R1] > routing ospf network add network=192.168.12.0/24 area=backbone

Router R2

[admin@R2] > routing ospf network add network=192.168.2.2/32 area=backbone 
[admin@R2] > routing ospf network add network=192.168.12.0/24 area=backbone 
[admin@R2] > routing ospf network add network=192.168.23.0/24 area=backbone 

Router R3

[admin@R3] > routing ospf network add  network=192.168.3.3/32 area=backbone 
[admin@R3] > routing ospf network add network=192.168.23.0/24 area=backbone 
Setelah selesai sekarang coba kita lihat Routing table salah satu Router untuk melihat hasilnya sudah berhasil atau belum.
[admin@R3] > ip route print 
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic, C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf, m - mme, B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit 
 #      DST-ADDRESS        PREF-SRC        GATEWAY            DISTANCE
 0 ADo  192.168.1.1/32                     192.168.23.2            110
 1 ADo  192.168.2.2/32                     192.168.23.2            110
 2 ADC  192.168.3.3/32     192.168.3.3     lo0                       0
 3 ADo  192.168.12.0/24                    192.168.23.2            110
 4 ADC  192.168.23.0/24    192.168.23.3    ether1                    0
Dan sudah dapat kita lihat, antar Router sudah dapat saling bertukar informasi dan tandanya konfigurasi sudah selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar